Analisis Teknikal

Secara sederhana indikator (analisis teknikal) dapat digolongkan menjadi 3 macam yaitu trendline indicator, oscillator dan momentum indicator.

Trendline indicator memiliki kegunaan utama untuk mengetahui trend yang sedang terjadi dengan rentang periode yang ada (meskipun demikian trendline indicator dapat juga digunakan untuk mengetahui hal lainnya seperti support dan resistance point, dsb).

Indikator Oscillator memiliki ciri yang khas yaitu memiliki rentang nilai yang terbatas, biasanya 0-100. RSI, Stochastic oscillator merupakan contoh indikator jenis ini. Biasanya digunakan untuk menentukan overbought dan oversold point yang pada akhirnya akan memicu uptrend atau pun downtrend.
Momentum indicator digunakan untuk mengetahui seberapa cepat akselarasi sebuah trend sehingga kita dapat mengetahui seberapa lama trend tersebut akan berlangsung.

Untuk Mempelajari Analisis Teknikal Ini, maka Berikut Ini Artikel-Artikel Bagus Yang Bisa Anda Buka Untuk Dipelajari. Bahasanya Mudah Dicerna, Isinya Gampang Dimengerti:

  1. Indikator Teknikal Analisis

  2. Moving Average (MA)

  3. Exponential Moving Average (EMA)

  4. Weighted Moving Average (WMA)

  5. SMA, WMA, EMA Mana yang Lebih Baik?

  6. Moving Average Convergence Divergence (MACD)

  7. The Candlestick

  8. Relative Strength Index

  9. Stochastic Oscillator

  10. Bollinger Bands

URI untuk melacak balik entri ini adalah: http://adechan17.wordpress.com/2009/06/13/analisis-teknikal/trackback/

RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.